Showing posts with label Network. Show all posts
Showing posts with label Network. Show all posts

Wednesday, August 8, 2012

Teori Dasar Gelombang Radio - Wireless LAN

Dalam teknologi Wireless LAN kita akan menjumpai istilah-istilah seperti frekuensi, channel, band dan sebagainya. Catatan tentang Teori Dasar Gelombang Radio ini mudah-mudahan bisa sedikit membantu kita untuk memahami istilah-istilah tersebut.

Pengertian Dasar Gelombang

Gelombang adalah getaran (atau osilasi yaitu suatu gerakan bolak-balik secara periodek) yang merambat. Bentuk ideal dari suatu gelombang akan mengikuti gerak sinusoide. Contohnya seperti gelombang ombak di pantai.

Macam-macam Gelombang

Pada umumnya gelombang dibagi menjadi dua yaitu:

  • Gelombang mekanis.
    Yaitu gelombang yang memerlukan medium atau perantara, contohnya diantaranya adalah gelombang air laut, gelombang pda tali dan gelombang bunyi.
  • Gelombang Electromagnetik.
    Adalah gelombang yang tidak memerlukan medium atau perantara dalam perambatannya. Contohnya adalah sinar gamma, sinar x, sinar ultra violet, cahaya infra merah dan gelombang radio.
Frekuensi dan Panjang Gelombang

Dalam gelombang elektromagnetik ada beberapa parameter yang dapat diukur, yaitu panjang gelombang (wave length), frekuensi dan kecepatan.
  • Panjang gelombang (λ) adalah jarak yang ditempuh gelombang dalam 1 periode. Atau besarnya jarak satu bukit satu lembah. Gelombang air laut saat mendekati pantai akan berubah panjang gelombangnya.
  • Frekuensi adalah jumlah gelombang yang melalui suatu titik dalam satu satuan waktu. Misalkan untuk mencapai suatu jarak tertentu, semakin panjang gelombang, semakin rendah frekuensinya. Dan sebaliknya, semakin pendek gelombang, semakin tinggi frekuensi yang diperlukan.
  • Kecepatan = Frekuensi * Panjang Gelombang
    Kecepatan biasanya diukur dalam meter per detik, frekuensi biasanya di ukur dalam getaran per detik (atau Hertz, yang di singkat Hz), dan panjang gelombang biasanya di ukur dalam meter.
Pengertian Bandwidth

Bandwidth atau Lebar pita dalam teknologi komunikasi adalah perbedaan antara frekuensi terendah dan frekuensi tertinggi dalam rentang tertentu. Sebagai contoh, line telepon memiliki bandwidth 3000Hz (Hertz), yang merupakan rentang antara frekuensi tertinggi (3300Hz) dan frekuensi terendah (300Hz) yang dapat dilewati oleh line telepon ini.
Bandwidth adalah luas atau lebar cakupan frekuensi yang digunakan oleh sinyal dalam medium transmisi. Bandwidth adalah lebar saluran data yang dilewati secara bersama-sama oleh data-data yang di transfer.  

Di dalam jaringan Komputer, istilah Bandwidth juga sering digunakan sebagai suatu sinonim untuk data transfer rate yaitu jumlah data yang dapat dibawa dari sebuah titik ke titik lain dalam jangka waktu tertentu (pada umumnya dalam detik). Jenis Bandwidth ini biasanya diukur dalam bps (bits per second) atau Bps (bytes per second).

Spectrum Gelombang Electromagnetic

Gelombang elektromagnetik meliputi frekuensi, maupun panjang gelombang, yang sangat lebar. Wilayah frekuensi dan panjang gelombang ini sering di sebut sebagai spektrum elektromagnetik. Bagian spektrum elektromagnetik banyak di kenali oleh manusia adalah cahaya, yang merupakan bagian spektrum elektromagnetik yang terlihat oleh mata.

spectrum gelombang electromagnetik

Radio Band dan ISM Band

Radio menggunakan bagian dari spektrum elektromagnetik dimana gelombangnya dapat di bangkitkan dengan memasukan arus bolak balik ke antenna.

Band adalah bagian kecil dari Spectrum frekuensi komunikasi radio. Nama-nama band yang terdapat dalam spectrum frekuensi radio ini dapat dilihat pada gambar dibawah:

radio band

Spectrum frekuensi yang berada dalam band yang dibuat terbuka untuk penggunaan umum dikenal dengan sebagai ISM Band (singkatan dari Industrial, Scientific, and Medical).

ism band

Gelombang Radio untuk Wireless LAN (802.11x)

Frekuensi yang digunakan dalam standar Wireless LAN adalah adalah 2.400 - 2.495 GHz, yang digunakan oleh standard radio 802.11b and 802.11g (panjang gelombang frekuensi tersebut sekitar 12.5 cm) dan frekuensi 5.150 - 5.850 GHz yang digunakan pada standard 802.11a (panjang gelombang frekuensi tersebut sekitar 5 sampai 6 cm). Frekuensi  ini  juga  dibagi menjadi channel-channel seperti pembagian frekuensi untuk stasiun radio.

Versi Wi-Fi yang paling luas dalam pasaran AS sekarang ini (berdasarkan dalam IEEE 802.11b/g) beroperasi pada 2.400 MHz sampai 2.483,50 MHz. Dengan begitu mengijinkan operasi dalam 11 channel (masing-masing 5 MHz), berpusat di frekuensi berikut:

channel 8011-bg

Referensi:
_http://en.wikipedia.org/wiki/ISM_band
_http://en.wikipedia.org/wiki/Radio_band
_http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php/Spektrum_elektromagnetik
_http://id.wikipedia.org/wiki/Wi-Fi, dll

source :catatanteknisi.com

Time to Live (TTL)

Time to live (TTL) is a mechanism that limits the lifespan of data in a computer or network. TTL may be implemented as a counter or timestamp attached to or embedded in the data. Once the prescribed event count or timespan has elapsed, data is discarded. In computer networking, TTL prevents a data packet from circulating indefinitely. In computing applications, TTL is used to improve performance of caching or improve privacy.

TTL is a timer value included in packets sent over TCP/IP-based networks that tells the recipients how long to hold or use the packet or any of its included data before expiring and discarding the packet or data.

Time-to-Live (TTL) has been renamed renamed in IP version 6. The field is called the hop limit and has the same function as the TTL field in IPv4.

The ping, traceroute, and the pathping network utilities both make use of the TTL value to attempt to reach a given host computer or to trace a route to that host.

The default Windows 95/98 TTL value is 32 hops. Folloing are the list of Devices / Operating system with Default TTL values


OS/Device     Version     Protocol     TTL
AIX    
    TCP     60
AIX    
    UDP     30
AIX     3.2, 4.1     ICMP     255
BSDI     BSD/OS 3.1 and 4.0     ICMP     255
Compa     Tru64 v5.0     ICMP     64
Cisco    
    ICMP     254
DEC Pathworks     V5     TCP and UDP     30
Foundry    
    ICMP     64
FreeBSD     2.1R     TCP and UDP     64
FreeBSD     3.4, 4.0     ICMP     255
FreeBSD     5     ICMP     64
HP-UX     9.0x     TCP and UDP     30
HP-UX     10.01     TCP and UDP     64
HP-UX     10.2     ICMP     255
HP-UX     11     ICMP     255
HP-UX     11     TCP     64
Irix     5.3     TCP and UDP     60
Irix     6.x     TCP and UDP     60
Irix     6.5.3, 6.5.8     ICMP     255
juniper    
    ICMP     64
MPE/IX (HP)    
    ICMP     200
Linux     2.0.x kernel     ICMP     64
Linux     2.2.14 kernel     ICMP     255
Linux     2.4 kernel     ICMP     255
Linux     Red Hat 9     ICMP and TCP     64
MacOS/MacTCP     2.0.x     TCP and UDP     60
MacOS/MacTCP     X (10.5.6)     ICMP/TCP/UDP     64
NetBSD    
    ICMP     255
Netgear FVG318    
    ICMP and UDP     64
OpenBSD     2.6 & 2.7     ICMP     255
OpenVMS     07.01.2002     ICMP     255
OS/2     TCP/IP 3.0    
    64
OSF/1     V3.2A     TCP     60
OSF/1     V3.2A     UDP     30
Solaris     2.5.1, 2.6, 2.7, 2.8     ICMP     255
Solaris     2.8     TCP     64
Stratus     TCP_OS     ICMP     255
Stratus     TCP_OS (14.2-)     TCP and UDP     30
Stratus     TCP_OS (14.3+)     TCP and UDP     64
Stratus     STCP     ICMP/TCP/UDP     60
SunOS     4.1.3/4.1.4     TCP and UDP     60
SunOS     5.7     ICMP and TCP     255
Ultrix     V4.1/V4.2A     TCP     60
Ultrix     V4.1/V4.2A     UDP     30
Ultrix     V4.2 – 4.5     ICMP     255
VMS/Multinet    
    TCP and UDP     64
VMS/TCPware    
    TCP     60
VMS/TCPware    
    UDP     64
VMS/Wollongong     1.1.1.1     TCP     128
VMS/Wollongong     1.1.1.1     UDP     30
VMS/UCX    
    TCP and UDP     128
Windows     for Workgroups     TCP and UDP     32
Windows     95     TCP and UDP     32
Windows     98     ICMP     32
Windows     98, 98 SE     ICMP     128
Windows     98     TCP     128

source : catatanteknisi.com

Cara Mematikan Komputer Secara Otomatis

Dalam postingan yang telah lalu saya telah menulis artikel tentang bagaimana caranya memanfaatkan fitur task scheduller untuk membuat automatic shutdown di windows 7. Kali ini masih dalam tema tentang bagaimana cara mematikan komputer secara otomatis, saya akan mencoba menggunakan bantuan software yang bernama WinMend Auto Shutdown.

Software WinMend Auto Shutdown ini tidak hanya berfungsi untuk mematikan komputer secara otomatis, tetapi dapat juga berfungsi untuk menjalankan fungsi lainnya seperti hibernate, stand by atau log off secara otomatis pula.

winmend auto shutdown

Seperti terlihat pada gambar diatas,tampilan software WinMend Auto Shutdown ini terlihat sangat simple sehingga dengan mudah kita bisa mengerti dan dapat mengoperasikan software untuk mematikan komputer secara otomatis ini.

Terdapat 4 opsi (task) yang dapat kita pilih yaitu:
  1. Shutdown, berfungsi untuk mematikan komputer secara total
  2. Log Off, berfungsi agar keluar dari login user yang sekarang
  3. Sleep, komputer disuruh untuk "tidur" atau standby (komputer bekerja dengan konsumsi power sangat kecil), Windows akan menyimpan semua aktifitas dalam memory (RAM) dan dapat dihidupkan kembali ke kondisi sebelum "tidur" dalam beberapa detik saja.
  4. Hibernate, komputer akan mati total tetapi saat dihidupkan akan kembali ke keadaan sebelum komputer mati. Hal ini terjadi karena sebelum komputer dimatikan isi dari memori atau RAM disalin ke hardisk terlebih dahulu.
Bagi temen-temen yang ingin mencoba software untuk mematikan komputer secara otomatis, langsung download aja aplikasinya di http://www.winmend.com/auto-shutdown/ gratis dan bisa digunakan pada hampir semua versi Windows. Selamat mencoba..